CALIFORNIA - Ilmuwan baru-baru ini menjelaskan tentang
cuaca yang ada di Mars. Mereka menemukan apa yang disebut "setan debu",
menunjukkan cuaca yang tidak biasa di planet merah tersebut.
Dilansir Howitworksdaily,
Jumat (18/1/2013), setan debu merupakan angin puyuh "kurus" yang juga
ditemukan di Bumi. Angin puyuh ini terbentuk ketika udara panas dekat
permukaan, naik dengan cepat melalui sebuah kantung pendingin serta
udara bertekanan rendah.
Proses tersebut kemudian menghasilkan
sebuah perputaran. Fenomena ini menciptakan kolom udara yang berputar
dengan tinggi 10-50 meter (33-164 kaki) dan cukup kuat untuk menyedot
debu permukaan.
Setan debu di Mars memiliki perbedaan seperti
yang ditemukan di Bumi. Biasanya, setan debu di planet tetangga ini
memiliki lebar 50 kali lipat lebih besar dan terkadang memiliki
ketinggian hingga beberapa kilometer.
Dengan ukuran 50 kali lipat
tersebut, setan debu Mars bisa menghisap sejumlah besar debu dan batu.
Ilmuwan menyebut setan debu di Mars lebih persis sebagai supertornado.
Saking
kuatnya, setan debu Mars dapat meninggalkan jejak yang dapat terlihat.
Jejak tersebut seperti goresan besar yang menyerupai ular

Tidak ada komentar:
Posting Komentar